Welcome To Biologi's Ellix Blog's

Minggu, 25 November 2012

Peredaran Darah Manusia

-->
            Ada dua macam peredaran darah dalam tubuh manusia. Peredaran darah dari bilik kanan jantung menuju paru-paru melewati arteri pulmonalis dan kembali ke serambi kiri jantung melewati vena pulmonalis disebut peredaran darah kecil. Sedangkan peredaran darah dari bilik kiri jantung ke seluruh tubuh melalui aorta dan akhirnya kembali ke serambi kanan jantung melalui vena kava disebut peredaran darah besar. Karena pada manusia terdapat dua macam peredaran darah, maka manusia dikatakan memiliki peredaran darah ganda. Pada tubuh manusia, sari-sari makanan diedarkan oleh pembuluh darah dan pembuluh limfa. Kekuatan untuk mengedarkannya ditimbulkan oleh denyut jantung.
            Pada saat bayi dalam kandungan (fetus), jantungnya belum sempurna dan sekat diantara serambi jantung belum menutup. Pada sekat serambi tersebut terdapat lubang yang disebut foraman ovale sehingga arteri yang menuju paru-paru dan aorta belum sempurna. Dengan demikian, oksigen dan sari-sari makanan seluruhnya diperoleh dari ibu melalui plasenta.
            Ketika bayi lahir, foraman ovale telah menutup dan pembuluh-pembuluh darah telah berfungsi. Akan tetapi, kadang-kadang saat bayi lahir arteri belum berfungsi dan lubang pada sekat diantara serambi belum menutup. Keadaan ini dinamakan penyakit jantung bawaan. Bayi yang menderita penyakit jantung bawaan biasanya berwarna kebiruan sehingga dikenal sebagai “blue baby”. Bayi berwarna biru karena kekurangan oksigen dalam darah. Penyakit jantung bawaan dapat diatasi dengan pembedahan.

Sumber: Biologi SMA jilid 2, penerbit erlangga

Jantung

-->
            Jantung manusia terletak di rongga dada sebelah kiri, diatas diafragma. Jantung manusia mempunyai empat ruang yang terbagi sempurna dan terletak didalam rongga dada serta terbungkus oleh pericardia. Pericardia terdiri dari dua lapis, yakni lamina pariestalis (sebelah luar) dan lamina viseralis (menempel di dinding jantung). Di antara kedua lapis ini terdapat kavum pericardia yang berisi cairan pericardia.
            Jantung terdiri dari empat ruang, yakni dua serambi (atrium) dan dua bilik (ventrikel). Fungsi serambi adalah sebagai tempat lewatnya darah dari luar jantung ke bilik. Selain itu, serambi juga berfungsi sebagai pompa yang lemah sehingga membantu aliran darah dari serambi ke bilik. Bilik memberi tenaga yang mendorong darah ke paru-paru dan system sirkulasi tubuh. Jantung dibentuk oleh tiga jenis otot jantung (miokardia), yaitu otot serambi, otot bilik, serta serabut otot perangsang dan penghantar khusus.
            Pada sekat antara kedua serambi terdapat simpul saraf yang merupakan simpul saraf tak sadar. Simpul saraf ini bercabang-cabang ke otot  serambi jantung kemudian keluar sebagai suatu berkas yang disebut berkas His. Berkas ini menuju sekat diantara kedua bilik dan akhirnya bercabang-cabang ke seluruh bilik. Jantung dipengaruhi oleh saraf simpatetik dan parasimpatetik (nervous vagus). Rangsangan saraf parasimpatetik menurunkan frekuensi denyut jantung, sedangkan rangsangan saraf simpatetik meningkatkan frekuensi denyut jantung. Otot bilik jantung lebih tebal daripada otot bagian serambi dan bagian sebelah kiri lebih terbal daripada bagian kanan.
Sumber: Bologi SMA jilid 2, penerbit erlangga

Kamis, 22 November 2012

sel

Biologi sel adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang sel. Sel sendiri adalah kesatuan structural dan fungsional makhluk hidup.

Teori-teori tentang sel
- Robert Hooke (Inggris, 1665) meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop. Hasil pengamatannya ditemukan rongga-rongga yang disebut sel (cellula)
- Hanstein (1880) menyatakan bahwa sel tidak hanya berarti cytos (tempat yang berongga), tetapi juga berarti cella (kantong yang berisi)
- Felix Durjadin (Prancis, 1835) meneliti beberapa jenis sel hidup dan menemukan isi dalam, rongga sel tersebut yang penyusunnya disebut “Sarcode”
- Johanes Purkinje (1787-1869) mengadakan perubahan nama Sarcode menjadi Protoplasma
- Matthias Schleiden (ahli botani) dan Theodore Schwann (ahli zoologi) tahun 1838 menemukan adanya kesamaan yang terdapat pada struktur jaringan tumbuhan dan hewan. Mereka mengajukan konsep bahwa makhluk hidup terdiri atas sel . konsep yang diajukan tersebut menunjukkan bahwa sel merupakan satuan structural makhluk hidup.
- Robert Brown (Scotlandia, 1831) menemukan benda kecil yang melayang-layang pada protoplasma yaitu inti (nucleus)
- Max Shultze (1825-1874) ahli anatomi menyatakan sel merupakan kesatuan fungsional makhluk hidup
- Rudolf Virchow (1858) menyatakan bahwa setiap cel berasal dari cel sebelumnya (omnis celulla ex celulla)

Macam Sel Berdasarkan Keadaan Inti
a. sel prokarion, sel yang intinya tidak memiliki membran, materi inti tersebar dalam sitoplasma (sel yang memiliki satu system membran. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah bakteri dan alga biru
b. sel eukarion, sel yang intinya memiliki membran. Materi inti dibatasi oleh satu system membran terpisah dari sitoplasma. Yang termasuk kelompok ini adalah semua makhluk hidup kecuali bakteri dan alga biru
Struktur sel prokariotik lebih sederhana dibandingkan struktur sel eukariotik. Akan tetapi, sel prokariotik mempunyai ribosom (tempat protein dibentuk) yang sangat banyak. Sel prokariotik dan sel eukariotik memiliki beberapa perbedaan sebagai berikut :
Sel Prokariotik
- Tidak memiliki inti sel yang jelas karena tidak memiliki membran inti sel yang dinamakan nucleoid
- Organel-organelnya tidak dibatasi membran
- Membran sel tersusun atas senyawa peptidoglikan
- Diameter sel antara 1-10mm
- Mengandung 4 subunit RNA polymerase
- Susunan kromosomnya sirkuler
Sel Eukariotik
- Memiliki inti sel yang dibatasi oleh membran inti dan dinamakan nucleus
- Organel-organelnya dibatasi membran
- Membran selnya tersusun atas fosfolipid
- Diameter selnya antara 10-100mm
- Mengandungbanyak subunit RNA polymerase
- Susunan kromosomnya linier

Macam Sel Berdasarkan Keadaan Kromosom dan Fungsinya
a. Sel Somatis, sel yang menyusun tubuh dan bersifat diploid
b. Sel Germinal. sel kelamin yang berfungsi untuk reproduksi dan bersifat haploid

sumber: http://biologi.blogsome.com/2012/08/09/materi-sel/